Rasulullah SAW dalam sebuah hadist bersabda “
Shalat tahajud dapat menghapus dosa, mendatangkan ketenangan dan menghindarkan
dari penyakit,’’ (HR Tirmidzi). dari terjemahan hadist tersebut, mas bro atau
mba bro dapat memahami bahwa dalam shalat tahajud bukan hanya mendapatkan diskon
dosa (kaya toko aja!), akan tetapi shalat tahajud dapat mendatangkan ketenangan, bahkan
dapat ngejauhin para pengamalnya dari penyakit.
Apalagi sekarang kata anak muda
lagi musimnya penyakit GALAU, bukan nonton fiala eropa obatnya buat
nyembuhin penyakit galau tersebut. Kalaupun bisa paling Cuma anestasi doangan,
giliran team jagoannya keok, penyakit galaunya makin nambah tinggi
tensinya..Nah terus apa dong obatnya? Jawabnya adalah shalat tahajud.. Koq
bisa?..bisalah, karena hasil penelitian membuktikan bahwa shalat tahajud yang
dilakukan secara khusyu dan ikhlas dapat menurunkan kortisol (Hormon stress)
dalam darah. Karena kortisol dihasilkan dari korteks ginjal akibat rangsaangan
hormon ACTH alias Adrenocorticotroichormon, ape susah nyebutinya ya? pokonya bahasa tabibnya begono dah, trus ACTH
tersebut dari mana asalnya? yang jelas bukan dari warung bongkok..itumah rumah
bang atang (ketua file’s kita), tapi
diproduksi dari kelenjar hipofisis di dalam otak.
Hormon ACTH ini
mempunyai siklus produksi yang tinggi menjelang pagi hari, antara jem 12 malem
(abong2 musim PRJ ge, jam aja jadi jem)
sampai jam 6 pagi. Nah!.... jam-jam
tersebut bukannya waktu yang di anjurin
untuk shalat tahajud, antara jam 2 dini hari ampe waktu subuh. Menurut direktur utama klinik sehat dr. Agus rahmadi,
beliau juga menjabat sebagai dewan pengawas asosiasi bekam. Bahwa orang yang TIDAK SHALAT TAHAJUD TINGGI KADAR KORTISOLNYA, sehingga
menyebabkan:
·
Metabolisme dan asam amino
meningkat sehingga kosentrasi gula dalam darah naik.
·
Merangsang peningkatan epinephrin
sehingga meningkatkan kerja jantung dan kontraksi pembuluh darah.
·
Menghambat ekskresi urine sehingga
membebani ginjal.
·
Perubahan EEG
(Electroenchephalography) pada otak dan jiwa menyebabkan depresi, mudah
tersinggung, emosi labil, dan euforia.
·
Menghambat pembentukan limfosit,
sejenis sel darah putih yang berperan sebagai pembentuk daya tahan tubuh.
Orang yang
SHALAT TAHAJUD RENDAH KADAR KORTISOLNYA, sehingga bermanfaat :
·
Menurunkan konsentrasi gula dalam darah. Karena itu,
shalat tahajud amat baik bagi penderita diabetes.
·
Menurunkan epinephrin sehingga
kerja jantung stabil dan pembuluh darah tidak berkontraksi karenanya, shalat
tahajud baik bagi penderita darah tinggi, jantung dan stroke.
·
Urine tidak terhambat hasilnya,
ginjal tidak terbebani . Shalat tahajud sangat baik bagi penderita gagal ginjal
.
·
Kadar kortisol rendah membuat EEG
stabil dan normal sehingga emosipun stabil, jauh dari galau.
·
Kadar kortisol rendah sehingga
pertumbuhan limfosit tidak terhambat karenanya, tahajud sangat baik baik
pembentukan daya tahan tubuh.
Dari
uraian tersebut, mas bro bisa ambil kesimpulan, bahwa shalat tahajud sangat
banyak paedahnya, bukan hanya ritual sunah saja akan tetapi tahajud dapat
membuat pelakunya menjadi orang yang
COOL, CALM and CONFIDENT, bahkan .obat ANTI GALAU dan yang paling
menakjubkan bisa ngejauhin dari berbagai macam panyakit..jadi kalau pengen
nggak galau ya TAHAJUD aja! selamat mengamalkan.
0 komentar:
Posting Komentar